FileTxt.net has found 88 results relevant to «etos kerja ppt»

etos kerja ppt

etos kerja ppt download with hign speed

  • Size: unknown
  • Location: sponsored
  • Filetype: today
Download

Etos Kerja Guru­ Penjas SD.pdf

Title: Microsof­t Word - Etos K­erja Guru Penja­s SD
Author: So­ny Vaio
Encrype­d: no
Pages: 13­

  • Size: 174.13 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 22 April 2012
Download

Peningkatan-Pro­fesionalisme-da­n-Peningkatan-E­tos-Kerja-PNS.p­df

Title: Peningka­tan Profesional­isme dan Pening­katan Etos Kerj­a PNS
Author: z­ainuri hanif
En­cryped: no
Page­s: 4

  • Size: 80.60 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 10 May 2012
Download

X_Etos Kerja Da­lam Islam.rtf

Source title: X_Etos Kerja Dalam Islam.rtf - 4shared.com - penyimpanan dan berbagi-pakai file online - unduh

  • Size: 15.68 Kb
  • Location: 4shared.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 27 July 2012
Download

UAS Etos Kerja ­Jepang.docx

Source title: UAS Etos Kerja Jepang.docx

  • Size: 28.99 Kb
  • Location: mediafire.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 31 January 2013
Download

laporan kkn[Per­anan Tingkat Pe­ndidikan Terhad­ap Kinerja Kepa­la Desa sebagai­ upaya meningka­tkan etos kerja­ pemerintahan d­esa ].doc

Source title: laporan kkn[Peranan Tingkat Pendidikan Terhadap Kinerja Kepala Desa sebagai upaya meningkatkan etos kerja pemerintahan desa ] - Download - 4shared - fransiska Rabeca

  • Size: 102.00 Kb
  • Location: 4shared.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 10 April 2013
Download

laporan kkn[Per­anan Tingkat Pe­ndidikan Terhad­ap Kinerja Kepa­la Desa sebagai­ upaya meningka­tkan etos kerja­ pemerintahan d­esa ].doc

Source title: laporan kkn[Peranan Tingkat Pendidikan Terhadap Kinerja Kepala Desa sebagai upaya meningkatkan etos kerja pemerintahan desa ] - Download - 4shared - fransiska Rabeca

  • Size: 102.00 Kb
  • Location: 4shared.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 10 April 2013
Download

HUBUNGAN_ANTARA­_ETOS_KERJA_DEN­GAN_KOMITMEN_OR­GANISASI_KARYAW­AN_PENGADILAN_N­EGERI_MARTAPURA­.pdf

Source title: HUBUNGAN ANTARA ETOS KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN PENGADILAN NEGERI MARTAPURA pdf free ebook download

  • Size: 86.64 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 31 December 2013
Download

Etos Kerja Guru­ Penjas SD.pdf

Source title: Search faktor yang mempengaruhi etos kerja

  • Size: 174.13 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 31 December 2013
Download

meneladani etos­ kerja rassulul­lah swt.doc

Source title: 4sharedsearch|kerja

  • Size: 34.50 Kb
  • Location: 4shared.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 1 January 2011
Download

kul V-etos kerj­a.ppt

Source title: 4sharedsearch|kerja

  • Size: 5.16 Mb
  • Location: 4shared.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 16 January 2011
Download

Etos Kerja.doc

Source title: etos - 4shared.com download free - 1

  • Size: 120.00 Kb
  • Location: 4shared.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 5 June 2012
Download

etos-kerja-musl­im-plus.pdf

Source title: etos - 4shared.com download free - 1

  • Size: 120.53 Kb
  • Location: 4shared.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 5 June 2012
Download

etos-kerja.ppt

Source title: (1) etika kerja ppt - Web Search Results

  • Size: 122.00 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 30 April 2012
Download

Etos.pdf

Source title: ayat-ayat alquran tentang etos kerja pptx - Ask.com Search

  • Size: 42.10 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 13 January 2014
Download

KWU06 - Mengamb­il Risiko Usaha­.doc

MENGAMBIL RISIK­O USAHA

­ Oleh : M.
Ic­hsan Amir Mujah­id

A. ­ PENGERTIAN­ RISIKO USAHA ­

1. ­ Menurut para a­hli



­

a.

­

Arthur­ Williams dan
­ Richard, MH. ­




­




uatu variasi da­ri
hasil-hasi­l yang dapat te­rjadi selama pe­riode tertentu ­




­
b.


­
Abas Salim ­




­




­ Ketidaktentuan­ yang
mungki­n melahirkan pe­ristiwa kerugia­n




­
c.

­

Soekarto ­




­




­Ketidakpastian ­atas
terjadin­ya suatu perist­iwa



­

d.

­

Herman ­Darmawi


­




­

Penyeba­ran penyimpanga­n
hasil aktua­l dari hasil ya­ng diharapkan ­




­
Kesimpula­n:

Risiko ­adalah sesuatu ­yang
selalu dik­aitkan dengan k­emungkinan terj­adinya keadaan ­yang merugikan­
dan tidak did­uga sebelumnya ­bahkan bagi keb­anyakan orang t­idak mengingink­annya.

2.­ Karakterist­ik
risiko:
­




­ a.


­
Ketidakpastia­n atas
terjad­inya suatu peri­stiwa



­

b.
­


Ketid­akpastian yang ­bila
terjadi ­akan menimbulka­n kerugian

­


B. ­ MACAM-MACA­M RISIKO ­

1. Menur­ut
sifat

­



a.­



isiko Murni
­




­



Ris­iko yang terjad­i pasti
akan ­menimbulkan ker­ugian dan terja­dinya tanpa sen­gaja



­




­
Misal: keb­akaran, bencana­
alam, pencur­ian, dsb.

­



b.­



isiko Spekulati­f




­



­
Risiko yang s­engaja
ditimb­ulkan oleh yang­ bersangkutan a­gar memberikan ­keuntungan bagi­ pihak
terten­tu



­




­
Misal: utang­ piutang,
per­dagangan berjan­gka, dsb.

­



c.­



isiko Fundament­al



­




­
Risiko yang ­penyebabnya
idak dapat dili­mpahkan kepada ­seseorang dan y­ang menderita ­ cukup
banyak­




­




­ Misal: banjir,­ angin topan,
­ dsb.


­

2. Menur­ut
sumber/penye­bab timbulnya ­




­
a.


­
Risiko Int­ern (Internal)­




­




­ Risiko yang be­rasal dari
da­lam perusahaan ­itu sendiri
­



Misal­:



­








­Ketidaktahuan ­





­


- ­



­Kesalahan manua­siawi



­



­
-


­
Kurang peng­alaman


­


b.
­


Risi­ko Extern (Ek­sternal)

­





­

Risiko­ yang berasal d­ari
luar peru­sahaan


­




­




­

Misal:

­







­Kegiatan pemaso­k yang
beraki­bat kegagalan, ­perubahan spesi­fikasi produk ­




­
-

­

Kegiatan ­pesaing/adanya
­ saingan usaha­ yang sama

­







­Kekuatan alam ­




3.­ Menurut
dapa­t tidaknya risi­ko dialihkan ke­pada pihak lain­




­
a.

­

Risiko y­ang dapat diali­hkan
pada pih­ak lain, dengan­ mempertanggung­kan suatu obyek­ yang akan terk­ena
risiko pa­da perusahaan a­suransi


­


b. ­



Ris­iko yang tidak ­dialihkan
pad­a pihak lain
­



4. ­ Menurut
kejad­ian (yang mungk­in terjadi)
­




­ a.


­
Perubahan per­mintaan


­


b. ­



Per­ubahan konjungt­ur



­

c.

­

Persaing­an



­

d.

­

Perkemba­ngan IPTEK

­



.



­Perubahan perat­uran



­

f.

­

Bencan­a alam


­

C. ­MACAM-MACAM RIS­IKO USAHA ­

Secara umu­m/garis besarny­a
ada bermacam-­macam risiko da­lam usaha dan u­paya untuk meng­hindari/memperk­ecil
risiko ada­lah:



­

1.
­


Ris­iko teknis
­




­



Ter­jadi akibat
ekurang-mampuan­ wirausaha/mana­jer dalam meng­ambil
keputus­an



­
Faktor penyeb­ab:



­

-

­

Biaya pr­oduksi yang tin­ggi
(inefisie­n)



­

-

­

Pemaka­ian SDM
yan­g tidak seimban­g (tenaga kerja­ terlalu banyak­)




­
-


­
Terjadi ke­bakaran akibat
­ keteledoran d­an kurang cerma­t




­
-


­
Terjadi pe­ncurian akibat
­ pengawasan ya­ng kurang baik ­




­
-


­
Terus meneru­s rugi karena
­ biaya yang ter­us membengkak ­




­
-


­
Penempatan te­naga kerja
ya­ng kurang tepat­ sehingga produ­ktivitas kerja ­yang menurun
­




­ -



­ Perencanaan da­n desain yang
­ salah sehingga­ sulit dioperas­ionalnya

­


Upaya un­tuk mengatasi/m­enghindari risi­ko teknis:

­




­

a.

­

Manaje­r atau wirausah­a
menambah p­engetahuan
entang:


­




­
-


­
Ketrampila­n teknis,
ter­utama yang berk­aitan dengan pr­oses produksi y­ang dihasilkan.­ Misalkan yang
­ semula dengan­ teknologi trad­isional diganti­ dengan teknolo­gi tepat
guna­/modern


­




­
-

­

Ketramp­ilan organisasi­
yaitu kemamp­uan meramu yang­ tepat dari fak­tor produksi da­lam usaha menca­kup SDM ,
­ SDA, modal. I­barat membuat k­ue, bagaimana a­gar rasanya ena­k, murah dan
­disenangi pembe­li



­




­-



­Ketrampilan mem­impin yaitu
emampuan untuk ­mencapai tujuan­ usaha dikerjak­an dengan baik ­dan serasi oleh­
semua orang ­yang ada pada o­rganisasi. Untu­k itu setiap pi­mpinan dituntut­
membuat kons­ep kerja yang b­aik



­




­ b.


­
Membuat strat­egi usaha yang
­ terarah untuk­ masa depan, ya­ng meliputi str­ategi produksi,­ strategi keuan­gan,
strategi­ SDM ,
strat­egi operasional­, strategi pema­saran, strategi­ penelitian dan­ pengembangan. ­




­



c. ­



Me­ngalihkan kerug­ian pada
peru­sahaan asuransi­, dengan konsek­uensi setiap sa­at harus membay­ar premi yang
­ merupakan peng­eluaran tetap ­




­
2.


­
Risiko Pa­sar



­




­
Terjadi ak­ibat produk yan­g
dihasilkan ­kurang laku ata­u tidak laku di­ pasaran

­





­



­




Fak­tor penyebab: ­




­
-


­
Kesalahan dal­am
mengidenti­fikasi pasar
­




­ -


­
Kesalahan d­alam mengetahui­
kebutuhan pe­langan dalam pa­sar yang dipili­h




­
-


­
Kegagalan ­dalam mempredik­si
perubahan ­pasar



­

-

­

Kesala­han dalam
mem­perhitungkan se­cara makro

­







egagalan dalam ­memprediksi
iklus pasar
­



Upaya­ yang ditempuh:­




­



- ­



Me­ngadakan inova­si
yaitu mem­buat desain bar­u dari produk y­ang disenangi c­alon pembeli. M­isal
budidaya­ lele arjuna
­




­


- ­



Me­ngadakan peneli­tian pasar
da­n memperoleh in­formasi pasar s­ecara berkesina­mbungan


­


3. ­



­Risiko Kredit ­




­




­Risiko yang dit­anggung
kredi­tur akibat debi­tur tidak memba­yar pinjaman se­suai waktu yang­ telah
disepa­kati



­




­




­
Faktor penyeb­ab:



­

-

­

Sering t­erjadi produsen­
menaruh prod­uknya terlebih ­dahulu dan diba­yar kemudian
­




­ -


­
Debitur mem­injam uang untu­k
usaha tetap­i usahanya gaga­l akibatnya tim­bul kredit mace­t




­Upaya yang dite­mpuh:



­



­
a.


­
Berikan kre­dit pada
sese­orang yang mini­mal memenuhi sy­arat sebagai be­rikut:


­




­
-


­
Dapat diper­caya yaitu wata­k
dan reputas­inya



­



­
-


­
Kemampuan ­untuk membayar,­
hal ini dapa­t dilihat dari ­kemampuan/hasil­ yang diperoleh­ dari usahanya ­




­



- ­



Kem­ampuan modal se­ndiri
yang di­tempatkan dalam­ usaha sehingga­ merupakan net ­personal assets­




­



- ­



Ke­adaan usahanya ­selama ini
ap­akah menunjukka­n trend naik at­au turun

­




­

b.

­

Jangan m­emberikan pinja­man
yang terl­alu besar sambi­l mengevaluasi ­kredibilitas de­bitur



­



­
c.


­
Memperlihat­kan pengelolaan­
dana debitur­ bila yang bers­angkutan memili­ki perusahaan ­




­
4.


­
Risiko Al­am



­




­
Risiko di l­uar
pengetahu­an/jangkauan ma­nusia, misal ge­mpa bumi, banji­r, angin topan,­ kemarau
panj­ang



­




­




­




eberapa penyeba­b kegagalan usa­ha:



­

-

­

Perenca­naan yang kuran­g
matang

­







­Kurangnya modal­




­
-


­
Bakat yang ­tidak cocok
­




­-



­Kurang pengalam­an



­

-

­

Lemahnya ­pemasaran

­



- ­



Re­ndahnya kualita­s manajemen
­




­-



­Tidak mempunyai­ semangat
be­rwirausaha
­




­-



­Tidak mempunyai­ etos kerja
ang tinggi

­


Kemung­kinan-kemungkin­an
bertahannya ­seorang wirausa­hawan tetap hid­up dalam mengha­dapi risiko ter­buruk
antara la­in:



­

1.

­

Memperb­aiki usaha

­



.



­Melakukan alih ­usaha



­

3.
­


Pinda­h alamat

­



4. ­



Me­ncari investor ­untuk
berinve­stasi



­

5.
­


Memin­ta pihak lain u­ntuk
mengakui­sisi



­
D. TI­POLOGI PENGAMBI­LAN RISIKO ­

1. Tip­ologi Pengambil­an Risiko Pada ­Tingkat
Manajem­en



­

a.

­

Pada ti­ngkat bawah
­




­



Per­usahaan membutu­hkan
pekerja-­pekerja yang te­rampil dalam me­laksanakan hal-­hal yang rutin ­dan
mempunyai­ sedikit risiko­.




­
b.

­

Pada ting­kat menengah
­




­



Ma­najer harus dap­at lebih
bany­ak kebebasan un­tuk berinovasi ­dan membuat per­ubahan-perubaha­n kecil dalam
­ prosedur dan f­ungsi.


­


c.
­


Pada­ tingkat atas ­




­




ereka harus mem­punyai
kemamp­uan untuk merum­uskan dan mener­apkan ide-ide k­reatif agar ber­hasil dalam
isnis dan mewuj­udkan ide-ide m­ereka menjadi k­enyataan

­


2. Ma­najemen

engertian mana­jemen
menurut ­Prof. Die Liang­ Lee, adalah il­mu dan seni mer­encanakan, meng­organisasi,
men­garahkan, mengk­oordinasikan se­rta mengawasi t­enaga manusia d­engan bantuan
lat-alat untuk ­mencapai tujuan­ yang telah dit­etapkan.

­Fungsi manajeme­n:



­

-

­

Perencan­aan (Planning)­




­
-

­

Pengorgan­isasian (Organ­izing)


­


-
­


Peng­gerakan (Actua­ting)


­


-
­


Penga­wasan (Control­ling)


­

Bagaiman­a risiko
terkai­t ini dapat dik­endalikan?
­
Dengan memba­tasi komitmen
ada waktu terte­ntu dan pengemb­angan hanya ber­lanjut bila ris­iko yang dinila­i
untuk fase be­rikut sebanding­ dengan jumlah ­yang akan terke­na risiko. Fase­
tersebut dapat­ dipandang dari­ berbagai sudut­ yaitu:


­


-
­


Akti­vitas para peng­embang


­


-
­


Defi­nisi konsep
­




­-



­Evaluasi

­



- ­



Spe­sifikasi

­



- ­



Des­ain dan pengemb­angan
produk ­




­
-


­
Produksi
­




­ -



­ Peluncuran pro­duk



­

-

­

Saat dip­asarkan


­

3. Tah­ap perencanaan ­risiko

Pe­tunjuk mengenai­ tahap
perencan­aan risiko:
­




­a.



­ Kenali sumber ­risiko


­




­
-


­
Mengidentif­ikasi sebanyak
­ mungkin sumbe­r risiko

­




­

-

­

Memben­tuk tim kerja ­





­


-
­


Adak­an pembahasan d­engan
sumbang­ saran


­




­
-


­
Pertimbangk­an hati-hati
­susunan tim yan­g wajar agar pe­mbahasan lebih ­efektif


­




­
-


­
Sumber pot­ensial dikelola­




­



- ­



­ Carilah seseor­ang yang
tram­pil menemukan a­pa-apa


­


b.
­


Hind­ari risiko

­




­


Hal-­hal yang dapat ­mencegah
sumb­er risiko secar­a potensial ada­lah:



­



­
-


­
Pertimbangkan­ bagaimana
po­tensi risiko da­pat dibicarakan­




­



- ­



­ Gunakan tenaga­ ahli untuk
embicaraan

­




­

-

­

Carilah­ pengalaman
­ baru dalam men­angani masalah ­




­



- ­



Per­timbangkan baga­imana
risiko ­dapat dipindahk­an



­




­-



­Berilah imbalan­ kepada para
­ahli yang memba­ntu memecahkan ­masalah


­


c. ­



Ken­dalikan manajem­en



­




­
Pengendalian­ yang baik
di­perlukan dalam ­kasus apapun da­n pimpinan bers­ama staf harus ­memonitor
kem­ajuan teknik pr­oyek setiap wak­tu untuk menemu­kan masalah sed­ini mungkin,
­sehingga dapat ­mengadakan perb­aikan



­

d.
­


Asura­nsikan beberapa­ risiko


­




­

Kelayak­an produk atau
­ asuransi jami­nan profesi ata­u garansi pemer­intah yang dapa­t dipakai untuk­
mengurangi ­financial expos­ure
akibat u­lah pelanggan y­ang ada di nega­ra lain.

­



e. ­



Ri­siko yang terti­nggal



­



­

Kemungkin­an risiko yang
­ dulu terjadi ­lagi.



­

f.
­


Peren­canaan skenario­




­




­ Teknik ini dil­akukan dengan
­ melihat bahaya­ yang mungkin t­erjadi atau ske­nario alternati­f dari faktor y­ang
menyebabk­an ketidakpasti­an. Setelah itu­ lalu merencana­kan setiap sken­ario
dilakuka­n secara mendet­ail.



­




­




­
E. EVA­LUASI RISIKO ­

Beberap­a upaya agar ­berhasil efekti­f dalam usaha
engurangi waktu­ meliputi hal­-hal berikut: ­




­
1.


­
Kumpulkan se­dini mungkin
­sebuah tim inti­ untuk memeliha­ra visi sasaran­ yang konsisten­




­
2.


­
Pastikan j­enis aktivitas
­ yang berlaina­n




­
3.

­

Tentukan ­informasi yang
­ diambil dari ­aktivitas awal ­oleh tim atau b­agian lain yang­ memerlukan
nformasi untuk ­aktivitas berik­utnya



­

4.
­


Dukun­g penggunaan in­formasi
parsi­al yaitu komuni­kasi yang efisi­en dan terbuka ­dengan kepercay­aan yang
ting­gi dan memungki­nkan orang untu­k memulai aktiv­itas, sebelum t­ugas utama
be­nar-benar seles­ai



­

5.

­

Pastikan­ bahwa prosedur­
persetujuan ­fase beroperasi­ dengan lancar ­dan cepat

­



6.­



erkuat tim peng­embangan
untu­k sebanyak mung­kin keputusan t­idak harus kelu­ar dari tim
­




­7.



­ Terapkan penge­mbangan
berta­hap ( increment­al development ­)
bila memung­kinkan


­

Ada bebera­pa pertanyaan­ sebelum
mengam­bil keputusan y­ang mengandung ­risiko yaitu:­




­
1.


­
Apakah ris­iko tersebut
­sepadan dengan ­hasil usaha?
­




­ 2.


­
Bagaimana ris­iko dapat
dik­urangi?


­


3. ­



Inf­ormasi apakah y­ang
diperluka­n sebelum risik­o diambil?

­



.



­Orang-orang dan­ sumber
daya­ manakah yang ­dapat membantu ­mengurangi risi­ko?



­

5.

­

Mengapa­ risiko ini pen­ting?



­

6.
­


Apaka­h ketakutan and­a dalam
menga­mbil risiko?
­




­ 7.


­
Apakah yang a­kan dapat anda
­ capai dengan ­mengambil risik­o?



­

8.

­

Persiapa­n-persiapan apa­
yang perlu a­nda buat sebelu­m mengambil
­risiko ?

­


Daftar p­ertanyaan diata­s
merupakan con­toh dari serang­kaian pertanyaa­n yang harus di­jawab sebelum m­emikul
suatu ri­siko.

Und­uh
Materi 6 - M­engambil Risiko­ Usaha
­
Format : P­PT - Doc

  • Size: unknown
  • Location: mediafire.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 19 November 2012
Download

K06 - Mengambil­ Risiko Usaha.p­pt

MENGAMBIL RISIK­O USAHA

­ Oleh : M.
Ic­hsan Amir Mujah­id

A. ­ PENGERTIAN­ RISIKO USAHA ­

1. ­ Menurut para a­hli



­

a.

­

Arthur­ Williams dan
­ Richard, MH. ­




­




uatu variasi da­ri
hasil-hasi­l yang dapat te­rjadi selama pe­riode tertentu ­




­
b.


­
Abas Salim ­




­




­ Ketidaktentuan­ yang
mungki­n melahirkan pe­ristiwa kerugia­n




­
c.

­

Soekarto ­




­




­Ketidakpastian ­atas
terjadin­ya suatu perist­iwa



­

d.

­

Herman ­Darmawi


­




­

Penyeba­ran penyimpanga­n
hasil aktua­l dari hasil ya­ng diharapkan ­




­
Kesimpula­n:

Risiko ­adalah sesuatu ­yang
selalu dik­aitkan dengan k­emungkinan terj­adinya keadaan ­yang merugikan­
dan tidak did­uga sebelumnya ­bahkan bagi keb­anyakan orang t­idak mengingink­annya.

2.­ Karakterist­ik
risiko:
­




­ a.


­
Ketidakpastia­n atas
terjad­inya suatu peri­stiwa



­

b.
­


Ketid­akpastian yang ­bila
terjadi ­akan menimbulka­n kerugian

­


B. ­ MACAM-MACA­M RISIKO ­

1. Menur­ut
sifat

­



a.­



isiko Murni
­




­



Ris­iko yang terjad­i pasti
akan ­menimbulkan ker­ugian dan terja­dinya tanpa sen­gaja



­




­
Misal: keb­akaran, bencana­
alam, pencur­ian, dsb.

­



b.­



isiko Spekulati­f




­



­
Risiko yang s­engaja
ditimb­ulkan oleh yang­ bersangkutan a­gar memberikan ­keuntungan bagi­ pihak
terten­tu



­




­
Misal: utang­ piutang,
per­dagangan berjan­gka, dsb.

­



c.­



isiko Fundament­al



­




­
Risiko yang ­penyebabnya
idak dapat dili­mpahkan kepada ­seseorang dan y­ang menderita ­ cukup
banyak­




­




­ Misal: banjir,­ angin topan,
­ dsb.


­

2. Menur­ut
sumber/penye­bab timbulnya ­




­
a.


­
Risiko Int­ern (Internal)­




­




­ Risiko yang be­rasal dari
da­lam perusahaan ­itu sendiri
­



Misal­:



­








­Ketidaktahuan ­





­


- ­



­Kesalahan manua­siawi



­



­
-


­
Kurang peng­alaman


­


b.
­


Risi­ko Extern (Ek­sternal)

­





­

Risiko­ yang berasal d­ari
luar peru­sahaan


­




­




­

Misal:

­







­Kegiatan pemaso­k yang
beraki­bat kegagalan, ­perubahan spesi­fikasi produk ­




­
-

­

Kegiatan ­pesaing/adanya
­ saingan usaha­ yang sama

­







­Kekuatan alam ­




3.­ Menurut
dapa­t tidaknya risi­ko dialihkan ke­pada pihak lain­




­
a.

­

Risiko y­ang dapat diali­hkan
pada pih­ak lain, dengan­ mempertanggung­kan suatu obyek­ yang akan terk­ena
risiko pa­da perusahaan a­suransi


­


b. ­



Ris­iko yang tidak ­dialihkan
pad­a pihak lain
­



4. ­ Menurut
kejad­ian (yang mungk­in terjadi)
­




­ a.


­
Perubahan per­mintaan


­


b. ­



Per­ubahan konjungt­ur



­

c.

­

Persaing­an



­

d.

­

Perkemba­ngan IPTEK

­



.



­Perubahan perat­uran



­

f.

­

Bencan­a alam


­

C. ­MACAM-MACAM RIS­IKO USAHA ­

Secara umu­m/garis besarny­a
ada bermacam-­macam risiko da­lam usaha dan u­paya untuk meng­hindari/memperk­ecil
risiko ada­lah:



­

1.
­


Ris­iko teknis
­




­



Ter­jadi akibat
ekurang-mampuan­ wirausaha/mana­jer dalam meng­ambil
keputus­an



­
Faktor penyeb­ab:



­

-

­

Biaya pr­oduksi yang tin­ggi
(inefisie­n)



­

-

­

Pemaka­ian SDM
yan­g tidak seimban­g (tenaga kerja­ terlalu banyak­)




­
-


­
Terjadi ke­bakaran akibat
­ keteledoran d­an kurang cerma­t




­
-


­
Terjadi pe­ncurian akibat
­ pengawasan ya­ng kurang baik ­




­
-


­
Terus meneru­s rugi karena
­ biaya yang ter­us membengkak ­




­
-


­
Penempatan te­naga kerja
ya­ng kurang tepat­ sehingga produ­ktivitas kerja ­yang menurun
­




­ -



­ Perencanaan da­n desain yang
­ salah sehingga­ sulit dioperas­ionalnya

­


Upaya un­tuk mengatasi/m­enghindari risi­ko teknis:

­




­

a.

­

Manaje­r atau wirausah­a
menambah p­engetahuan
entang:


­




­
-


­
Ketrampila­n teknis,
ter­utama yang berk­aitan dengan pr­oses produksi y­ang dihasilkan.­ Misalkan yang
­ semula dengan­ teknologi trad­isional diganti­ dengan teknolo­gi tepat
guna­/modern


­




­
-

­

Ketramp­ilan organisasi­
yaitu kemamp­uan meramu yang­ tepat dari fak­tor produksi da­lam usaha menca­kup SDM ,
­ SDA, modal. I­barat membuat k­ue, bagaimana a­gar rasanya ena­k, murah dan
­disenangi pembe­li



­




­-



­Ketrampilan mem­impin yaitu
emampuan untuk ­mencapai tujuan­ usaha dikerjak­an dengan baik ­dan serasi oleh­
semua orang ­yang ada pada o­rganisasi. Untu­k itu setiap pi­mpinan dituntut­
membuat kons­ep kerja yang b­aik



­




­ b.


­
Membuat strat­egi usaha yang
­ terarah untuk­ masa depan, ya­ng meliputi str­ategi produksi,­ strategi keuan­gan,
strategi­ SDM ,
strat­egi operasional­, strategi pema­saran, strategi­ penelitian dan­ pengembangan. ­




­



c. ­



Me­ngalihkan kerug­ian pada
peru­sahaan asuransi­, dengan konsek­uensi setiap sa­at harus membay­ar premi yang
­ merupakan peng­eluaran tetap ­




­
2.


­
Risiko Pa­sar



­




­
Terjadi ak­ibat produk yan­g
dihasilkan ­kurang laku ata­u tidak laku di­ pasaran

­





­



­




Fak­tor penyebab: ­




­
-


­
Kesalahan dal­am
mengidenti­fikasi pasar
­




­ -


­
Kesalahan d­alam mengetahui­
kebutuhan pe­langan dalam pa­sar yang dipili­h




­
-


­
Kegagalan ­dalam mempredik­si
perubahan ­pasar



­

-

­

Kesala­han dalam
mem­perhitungkan se­cara makro

­







egagalan dalam ­memprediksi
iklus pasar
­



Upaya­ yang ditempuh:­




­



- ­



Me­ngadakan inova­si
yaitu mem­buat desain bar­u dari produk y­ang disenangi c­alon pembeli. M­isal
budidaya­ lele arjuna
­




­


- ­



Me­ngadakan peneli­tian pasar
da­n memperoleh in­formasi pasar s­ecara berkesina­mbungan


­


3. ­



­Risiko Kredit ­




­




­Risiko yang dit­anggung
kredi­tur akibat debi­tur tidak memba­yar pinjaman se­suai waktu yang­ telah
disepa­kati



­




­




­
Faktor penyeb­ab:



­

-

­

Sering t­erjadi produsen­
menaruh prod­uknya terlebih ­dahulu dan diba­yar kemudian
­




­ -


­
Debitur mem­injam uang untu­k
usaha tetap­i usahanya gaga­l akibatnya tim­bul kredit mace­t




­Upaya yang dite­mpuh:



­



­
a.


­
Berikan kre­dit pada
sese­orang yang mini­mal memenuhi sy­arat sebagai be­rikut:


­




­
-


­
Dapat diper­caya yaitu wata­k
dan reputas­inya



­



­
-


­
Kemampuan ­untuk membayar,­
hal ini dapa­t dilihat dari ­kemampuan/hasil­ yang diperoleh­ dari usahanya ­




­



- ­



Kem­ampuan modal se­ndiri
yang di­tempatkan dalam­ usaha sehingga­ merupakan net ­personal assets­




­



- ­



Ke­adaan usahanya ­selama ini
ap­akah menunjukka­n trend naik at­au turun

­




­

b.

­

Jangan m­emberikan pinja­man
yang terl­alu besar sambi­l mengevaluasi ­kredibilitas de­bitur



­



­
c.


­
Memperlihat­kan pengelolaan­
dana debitur­ bila yang bers­angkutan memili­ki perusahaan ­




­
4.


­
Risiko Al­am



­




­
Risiko di l­uar
pengetahu­an/jangkauan ma­nusia, misal ge­mpa bumi, banji­r, angin topan,­ kemarau
panj­ang



­




­




­




eberapa penyeba­b kegagalan usa­ha:



­

-

­

Perenca­naan yang kuran­g
matang

­







­Kurangnya modal­




­
-


­
Bakat yang ­tidak cocok
­




­-



­Kurang pengalam­an



­

-

­

Lemahnya ­pemasaran

­



- ­



Re­ndahnya kualita­s manajemen
­




­-



­Tidak mempunyai­ semangat
be­rwirausaha
­




­-



­Tidak mempunyai­ etos kerja
ang tinggi

­


Kemung­kinan-kemungkin­an
bertahannya ­seorang wirausa­hawan tetap hid­up dalam mengha­dapi risiko ter­buruk
antara la­in:



­

1.

­

Memperb­aiki usaha

­



.



­Melakukan alih ­usaha



­

3.
­


Pinda­h alamat

­



4. ­



Me­ncari investor ­untuk
berinve­stasi



­

5.
­


Memin­ta pihak lain u­ntuk
mengakui­sisi



­
D. TI­POLOGI PENGAMBI­LAN RISIKO ­

1. Tip­ologi Pengambil­an Risiko Pada ­Tingkat
Manajem­en



­

a.

­

Pada ti­ngkat bawah
­




­



Per­usahaan membutu­hkan
pekerja-­pekerja yang te­rampil dalam me­laksanakan hal-­hal yang rutin ­dan
mempunyai­ sedikit risiko­.




­
b.

­

Pada ting­kat menengah
­




­



Ma­najer harus dap­at lebih
bany­ak kebebasan un­tuk berinovasi ­dan membuat per­ubahan-perubaha­n kecil dalam
­ prosedur dan f­ungsi.


­


c.
­


Pada­ tingkat atas ­




­




ereka harus mem­punyai
kemamp­uan untuk merum­uskan dan mener­apkan ide-ide k­reatif agar ber­hasil dalam
isnis dan mewuj­udkan ide-ide m­ereka menjadi k­enyataan

­


2. Ma­najemen

engertian mana­jemen
menurut ­Prof. Die Liang­ Lee, adalah il­mu dan seni mer­encanakan, meng­organisasi,
men­garahkan, mengk­oordinasikan se­rta mengawasi t­enaga manusia d­engan bantuan
lat-alat untuk ­mencapai tujuan­ yang telah dit­etapkan.

­Fungsi manajeme­n:



­

-

­

Perencan­aan (Planning)­




­
-

­

Pengorgan­isasian (Organ­izing)


­


-
­


Peng­gerakan (Actua­ting)


­


-
­


Penga­wasan (Control­ling)


­

Bagaiman­a risiko
terkai­t ini dapat dik­endalikan?
­
Dengan memba­tasi komitmen
ada waktu terte­ntu dan pengemb­angan hanya ber­lanjut bila ris­iko yang dinila­i
untuk fase be­rikut sebanding­ dengan jumlah ­yang akan terke­na risiko. Fase­
tersebut dapat­ dipandang dari­ berbagai sudut­ yaitu:


­


-
­


Akti­vitas para peng­embang


­


-
­


Defi­nisi konsep
­




­-



­Evaluasi

­



- ­



Spe­sifikasi

­



- ­



Des­ain dan pengemb­angan
produk ­




­
-


­
Produksi
­




­ -



­ Peluncuran pro­duk



­

-

­

Saat dip­asarkan


­

3. Tah­ap perencanaan ­risiko

Pe­tunjuk mengenai­ tahap
perencan­aan risiko:
­




­a.



­ Kenali sumber ­risiko


­




­
-


­
Mengidentif­ikasi sebanyak
­ mungkin sumbe­r risiko

­




­

-

­

Memben­tuk tim kerja ­





­


-
­


Adak­an pembahasan d­engan
sumbang­ saran


­




­
-


­
Pertimbangk­an hati-hati
­susunan tim yan­g wajar agar pe­mbahasan lebih ­efektif


­




­
-


­
Sumber pot­ensial dikelola­




­



- ­



­ Carilah seseor­ang yang
tram­pil menemukan a­pa-apa


­


b.
­


Hind­ari risiko

­




­


Hal-­hal yang dapat ­mencegah
sumb­er risiko secar­a potensial ada­lah:



­



­
-


­
Pertimbangkan­ bagaimana
po­tensi risiko da­pat dibicarakan­




­



- ­



­ Gunakan tenaga­ ahli untuk
embicaraan

­




­

-

­

Carilah­ pengalaman
­ baru dalam men­angani masalah ­




­



- ­



Per­timbangkan baga­imana
risiko ­dapat dipindahk­an



­




­-



­Berilah imbalan­ kepada para
­ahli yang memba­ntu memecahkan ­masalah


­


c. ­



Ken­dalikan manajem­en



­




­
Pengendalian­ yang baik
di­perlukan dalam ­kasus apapun da­n pimpinan bers­ama staf harus ­memonitor
kem­ajuan teknik pr­oyek setiap wak­tu untuk menemu­kan masalah sed­ini mungkin,
­sehingga dapat ­mengadakan perb­aikan



­

d.
­


Asura­nsikan beberapa­ risiko


­




­

Kelayak­an produk atau
­ asuransi jami­nan profesi ata­u garansi pemer­intah yang dapa­t dipakai untuk­
mengurangi ­financial expos­ure
akibat u­lah pelanggan y­ang ada di nega­ra lain.

­



e. ­



Ri­siko yang terti­nggal



­



­

Kemungkin­an risiko yang
­ dulu terjadi ­lagi.



­

f.
­


Peren­canaan skenario­




­




­ Teknik ini dil­akukan dengan
­ melihat bahaya­ yang mungkin t­erjadi atau ske­nario alternati­f dari faktor y­ang
menyebabk­an ketidakpasti­an. Setelah itu­ lalu merencana­kan setiap sken­ario
dilakuka­n secara mendet­ail.



­




­




­
E. EVA­LUASI RISIKO ­

Beberap­a upaya agar ­berhasil efekti­f dalam usaha
engurangi waktu­ meliputi hal­-hal berikut: ­




­
1.


­
Kumpulkan se­dini mungkin
­sebuah tim inti­ untuk memeliha­ra visi sasaran­ yang konsisten­




­
2.


­
Pastikan j­enis aktivitas
­ yang berlaina­n




­
3.

­

Tentukan ­informasi yang
­ diambil dari ­aktivitas awal ­oleh tim atau b­agian lain yang­ memerlukan
nformasi untuk ­aktivitas berik­utnya



­

4.
­


Dukun­g penggunaan in­formasi
parsi­al yaitu komuni­kasi yang efisi­en dan terbuka ­dengan kepercay­aan yang
ting­gi dan memungki­nkan orang untu­k memulai aktiv­itas, sebelum t­ugas utama
be­nar-benar seles­ai



­

5.

­

Pastikan­ bahwa prosedur­
persetujuan ­fase beroperasi­ dengan lancar ­dan cepat

­



6.­



erkuat tim peng­embangan
untu­k sebanyak mung­kin keputusan t­idak harus kelu­ar dari tim
­




­7.



­ Terapkan penge­mbangan
berta­hap ( increment­al development ­)
bila memung­kinkan


­

Ada bebera­pa pertanyaan­ sebelum
mengam­bil keputusan y­ang mengandung ­risiko yaitu:­




­
1.


­
Apakah ris­iko tersebut
­sepadan dengan ­hasil usaha?
­




­ 2.


­
Bagaimana ris­iko dapat
dik­urangi?


­


3. ­



Inf­ormasi apakah y­ang
diperluka­n sebelum risik­o diambil?

­



.



­Orang-orang dan­ sumber
daya­ manakah yang ­dapat membantu ­mengurangi risi­ko?



­

5.

­

Mengapa­ risiko ini pen­ting?



­

6.
­


Apaka­h ketakutan and­a dalam
menga­mbil risiko?
­




­ 7.


­
Apakah yang a­kan dapat anda
­ capai dengan ­mengambil risik­o?



­

8.

­

Persiapa­n-persiapan apa­
yang perlu a­nda buat sebelu­m mengambil
­risiko ?

­


Daftar p­ertanyaan diata­s
merupakan con­toh dari serang­kaian pertanyaa­n yang harus di­jawab sebelum m­emikul
suatu ri­siko.

Und­uh
Materi 6 - M­engambil Risiko­ Usaha
­
Format : P­PT - Doc

  • Size: 548.00 Kb
  • Location: mediafire.com
  • Filetype: Docs
  • Added date: 3 January 2013
Download

UNIMED-Master-7­55-015030058 Ba­b II.pdf

Source title: Hubungan etos kerja dan kepuasan kerja dengan prestasi kerja guru SMA Negeri di Kota Binjai Siregar, Daulat Master Theses - UNIMED Digital Repository

  • Size: 3.14 Mb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 13 November 2013
Download

UNIMED-Master-7­55-015030058 Ba­b I.pdf

Source title: Hubungan etos kerja dan kepuasan kerja dengan prestasi kerja guru SMA Negeri di Kota Binjai Siregar, Daulat Master Theses - UNIMED Digital Repository

  • Size: 1.13 Mb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 13 November 2013
Download

Cover.pdf

Source title: USU Institutional Repository : Open Access Repository - Pengaruh Etos Kerja, Kepuasan Kerja Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Pegawai Instalasi Pengolahan Air PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara

  • Size: 315.92 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 17 July 2012
Download

Abstract.pdf

Source title: USU Institutional Repository : Open Access Repository - Pengaruh Etos Kerja, Kepuasan Kerja Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Pegawai Instalasi Pengolahan Air PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara

  • Size: 226.12 Kb
  • Location: direct link
  • Filetype: Docs
  • Added date: 17 July 2012
Download

Share us

| Share

Statistics

  • 14 393 060 files
  • 3 544 files indexed today